Register Now
Trading Platform Terbaik

Satu akun untuk semua produk Saham & Reksadana

Fee Transaksi Termurah & Tidak perlu membuka akun khusus untuk membeli reksadana

Register Now
HOTS

Home Online Trading System

Merupakan aplikasi online trading saham unggulan bagi nasabah Mirae Asset Sekuritas. Terdapat banyak menu yang membantu pengguna dalam bertransaksi saham. HOTS merupakan pendamping terbaik dalam bertransaksi saham secara online di Bursa Efek Indonesia (user friendly)

Download Now

Feature Online Trading

  • Automatic order - Take Profit, Cutloss & Breakout.

  • Search Stock - Menemukan saham dengan formula tertentu.

  • Mutlichart - Grafik dengan indikator teknikal dan signal.

  • EZ-Foreign - Memantau asing jual beli.

  • Power Alarm - Alarm otomatis sesuai yang telah ditentukan.
    dan lain-lain

Stock News & Analysis

Kamis, 26 April 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (April 26, 2018)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (April 26, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Pasar saham Indonesia turun tajam 2,4% (vs MSCI EM turun 1,2%), yang terutama didorong oleh penjualan bersih asing (-IDR2.0tr; penjualan bersih harian terbesar kedua YTD). Kami menganggap fenomena ini dari tiga faktor utama: 1) Suku bunga rendah yang berkepanjangan di tengah meningkatnya suku bunga AS, 2) Ketegangan dagang antara AS dan China akan menjaga sentimen investor lemah pada EM (silakan lihat report terbaru kami https://goo .gl/B2KMwp). 3) Dan, memperburuk keadaan, corporate earnings pada 1Q18 mengecewakan. Earnings Unilever pada 1Q18 menegaskan bahwa tren ini sebenarnya menjadi hambatan bagi earnings (lihat report analis https://goo.gl/Rr4xKM). Singkatnya, UNVR membukukan pertumbuhan pendapatan negatif (-1% YoY). Earnings Bank Mandiri amazing di bottom line, tetapi unexciting di bagian top (lihat laporan analis https://goo.gl/D3Xner). Secara keseluruhan, hal ini akan menjadi situasi yang rumit bagi pemerintah dan bank sentral karena mereka harus merenungkan apakah akan fokus pada pertumbuhan atau stabilitas.

Market Indicator
JCI: 6,079.85 (-2.40%)
EIDO: 25.89 (-2.49%)
DJIA: 24,083.83 (+0.25%)
FTSE100: 7,739.32 (-0.62%)
USD/IDR: 13,921 (+0.23%)
10yr GB yield: 7.21% (+26bps)
Oil Price: 68.05 (+0.52%)
Foreign net purchase: -IDR1,958.2bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: TLKM, AUTO, PTBA, INKP, BSDE
TOP SELL: BMRI, BBRI, BBCA, BBNI, UNVR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BMRI, BBRI, BBCA, BBNI, TLKM

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 6,079.85(-2.4%), tendency to rise, trading range hari ini 6,070 – 6,148. indikator MFI optimized, indikator RSI optimized akan menguji support trend line dan pada Bollinger Band optimized , indeks sudah berada dibawah BBBottom.  Sementara itu pada  periode weekly indikator MFI optimized masih cenderung naik, indikator W%R optimized, indikator RSI optimized  dan stochastic %D optimized akan menguji support trend line. Daily resistance terdekat di 6,148 dan support di 6,070. Cut loss level di 6,070.

*ADRO Weekly 2,120 (-4.9%),trading buy ,trading range 2,080  – 2,280 indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized dan Stochastic % D akan menguji support trend line.  Sementara itu harga pada indikator Bollinger Band optimized akan coba naik mendekati diatas center line. Weekly support di 2,080 dan Weekly resistance di 2,280 Cut loss level di 1,950.

*BBRI Weekly, 3,310(-9.56%),trading buy, 3,270-3,500. Indikator MFI optimized cenderung naik, sementara itu indikator W%R optimized dan Stochastic %D akan menguji support trend line. Disisi lain pada indikator Bollinger Band optimized  akan coba naik mendekati BBBottom. Daily dan Weekly resistance di 3,380 dan 3,500. Sementara itu daily dan weekly support di 3,290 dan 3,270.Cut loss level di 3,260.

*ESSA Daily, 308 (-191%), trading buy, trading range 302 – 324. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic %D optimized akan menguji support trend line. Pada indikator Bollinger Band optimized  harga akan coba bertahan diatas support trendline. Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai tertahan. Perkiraan daily dan weekly resistance di 324 dan 350. Daily support dan weekly support di 302 dan 298. Cut loss level di 300.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Pasokan bensin AS naik sebesar 800.000 barel: EIA
Persediaan minyak mentah AS naik 2,2 juta barel pekan lalu: EIA

*ASSA + 2.0%. Laba Adi Sarana Armada naik 79.33% hingga Maret 2018
*KOBX +34.3%. Laba bersih Kobexindo Tractors naik 128.44% hingga Maret 2018
*ASII -2.3%. Astra bagi dividen 40% dari laba 2017
*PNBN -1.9%. Meraih laba sebesar Rp667,16 miliar hingga 31 Maret 2018 turun dibandingkan laba Rp724,70 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
*WSKT -2.8%. Waskita Karya dapat pendanaan sindikasi Rp 1.5 triliun
*ASII -2.3%. Astra International alokasikan capex Rp 29 triliun
*BSDE -0.5%. BSDE akan terbitkan notes US$ 250 juta

Daily write up
UNVR 1Q18 review: Unsatisfying performance by Mimi Halimin (mimi.halimin@miraeasset.co.id)   

- Untuk 1Q18, Unilever Indonesia (UNVR IJ) membukukan revenue sebesar IDR10.7tr (-0.9% YoY, +7.6% QoQ), dengan net profit hanya Rp1.8tr (-6.2% YoY, +3.6% QoQ).

- Kendati pertumbuhan revenue QoQ, tampaknya 1Q18 top line dipengaruhi secara negatif oleh masih melemahnya purchasing intention di pasar.

- Kendati kinerja 1Q18 lemah, kami masih yakin rebound dalam purchasing intention dapat dimulai pada 2Q18. Kami mempertahankan rekomendasi Hold kami pada UNVR dengan target price IDR50,700.

<Market headlines>

MBSS mencari kontrak jangka panjang (Kontan)
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) memperoleh jangka waktu yang lebih panjang dari kontrak spot. Target kontrak MBSS adalah 80:20 vs kontrak spot.

FIF Group Roadshow ke tiga negara (Investor Daily)
PT Federal International Finance (FIF Group) akan melakukan roadshow untuk menerbitkan euro medium term notes (MTN) ke tiga negara seperti Singapura, Hong Kong, dan London pada 1H18. Penerbitan MTN ini adalah bagian dari pembiayaan perusahaan untuk ekspansi lebih lanjut.

Kinerja Industri Ritel Kuartal I-2018 Stagnan (Kontan)
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mencatat, pertumbuhan industri ritel sepanjang kuartal I 2018 sekitar 1%. Pencapaian pertumbuhan tersebut di bawah realisasi pertumbuhan pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.5%.

Setelah Batubara, Harga Gas Lokal Dipatok (Kontan)
Upaya  ini  dilakukan  untuk  memangkas  biaya  produksi  listrik PLN.  Ini merupakan konsekuensi pemerintah melarang PLN menaikkan  tarif listrik  hingga  akhir  tahun 2019. Wacana ini masih dalam tahap evaluasi.

ASII Mengucurkan Dana Ekspansi Rp 29 Triliun (Kontan)
Anggaran ini meningkat 22% dibandingkan capex 2017 yang sebesar Rp 22 triliun. Capex terbesar akan dikucurkan bagi PT United Tractors Tbk (UNTR). Nilainya mencapai Rp 12 triliun atau
setara 41% dari total capex
Fee untuk transaksi beli adalah 0,15%  dan untuk transaksi jual adalah  0,25% ( sudah termasuk pajak). Untuk market info dan lainnya tidak ada fee tambahan yang harus dibayar oleh nasabah. hanya fee beli & jual.

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR REKENING SAHAM & REKSADANA PT. MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA.

ATAU SILAKAN HUBUNGI :



Mirae Asset Sekuritas Indonesia Street Voices (April 26, 2018)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Street Voices
(April 26, 2018)
Investment Information Team

Ciptadana Sekuritas on Ace Hardware Indonesia (ACES) 04/18/2018
Maintain robust SSSG
- Ace Hardware Indonesia (ACES) membukukan double-digit SSSG dalam 3 bulan berturut-turut tahun ini. Sampai dengan 3M18, perusahaan membukukan penjualan sebesar Rp1,55 tn di belakang 13,8% SSSG, tumbuh 21,2% YoY, dan mewakili 24,2% dari estimasi FY18 kami. Kinerja perusahaan yang memuaskan didorong oleh volume penjualan yang lebih tinggi dan penawaran produk baru yang telah menunjukkan kinerja yang memuaskan. Di luar Jawa terus berkontribusi SSSG tertinggi di 19,4%, diikuti oleh Jawa dan Jakarta pada 12,1% dan 10,4% masing-masing. Melihat Mar'18 sendiri, perusahaan membukukan penjualan sebesar Rp559.0bn, tumbuh 25,8% YoY di belakang 17,4% SSSG. Selanjutnya, pada 18 Maret saja, Luar Jawa memesan SSSG sebesar 21,8%, diikuti oleh Jawa dan Jakarta sebesar 17,1% dan 13,8% secara bersamaan.
- Dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, kami percaya inisiatif ACES telah mencerminkan kinerjanya. Memposting 3M18 13,8% SSSG dibandingkan dengan 5,1% di tahun sebelumnya. Lebih lanjut, mengikuti inisiatif Boom Sale perusahaan di Apr'18, kami yakin SSSG akan terus tumbuh. Sementara itu, perusahaan masih mempertahankan target FY18F SSSG-nya sebesar 5,0% yang menurut kami konservatif dan akan merevisi dengan tepat.
- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,500

Samuel Sekuritas on Alam Sutera Realty (ASRI) 04/18/2018
Waiting for 1Q18 to justify growth
- Lonjakan pendapatan (+44.2%YoY) dan laba (+171.2%YoY) di FY17A, dimana salah satunya didorong oleh pengakuan pendapatan pada penjualan tanah dan high rise, kami perkirakan potensi tidak akan terulang tahun ini. Pertumbuhan laba FY18E kami proyeksikan lebih rendah atau setidaknya flat YoY, didorong oleh rendahnya pengakuan pendapatan FY18E sebagai akibat penurunan tajam nilai pre sales tahun lalu (-34.6%YoY). Di sisi lain, ekspektasi nilai pre-sales di 1Q18 hingga FY18E yang lebih baik akan berpotensi mendorong pertumbuhan pendapata   n dan laba bersih (setidaknya sejak 4Q18 hingga FY19E) yang inline dengan proyeksi kami maupun konsensus.
- Pelemahan tajam marketing saleas tahun lalu menjadi Rp2.21tn dari Rp3.38tn di FY16A telah mendorong kami menurunkan proyeksi marketing sales FY18E menjadi Rp2.32tn (lihat tabel). Meskipun teraput sekitar 58.17% dari optimisme ASRI yang mentargetkan Rp4tn, nilai pre-sales FY18E tersebut (Rp2.32tn) kami lihat masih akan mencukupi untuk mencapai proyeksi pendapatan dan laba kami untuk ASRI tahun ini. Adapun kontribusi pendapatan berulang kami perkirakan tidak akan jauh berbeda, mengingat belum banyaknya property investment terbaru yang mendorong kenaikan signifikan recurring income.
- Valuasi: BUY dengan TP Rp448
Fee untuk transaksi beli adalah 0,15%  dan untuk transaksi jual adalah  0,25% ( sudah termasuk pajak). Untuk market info dan lainnya tidak ada fee tambahan yang harus dibayar oleh nasabah. hanya fee beli & jual.

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR REKENING SAHAM & REKSADANA PT. MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA.

ATAU SILAKAN HUBUNGI :



Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (April 26, 2018)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(April 26, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id) 

U.S

Pasar Saham A.S Ditutup Menguat Didorong oleh Saham Boeing

Dow dan S & P 500 mengakhiri sesi volatil sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, imbal hasil obligasi yang tinggi membayangi rilisnya kenaikan kinerja keuangan emiten pada kuartal 1 ini.

Dow Jones Industrial Average DJIA, + 0,25% naik 59,7 poin, atau +0,3%, menjadi 24.083,83.

Imbal hasil Treasury A.S semakin tinggi. Hasil pada catatan 10-tahun TMUBMUSD10Y, + 0,88% naik 3 basis poin menjadi 3,026% dan mendekati level tertingginya sejak Desember 2013.

Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dapat membebani saham, karena akan ada kemungkinan naiknya biaya pinjaman untuk perusahaan. Selain itu, imbal hasil yang lebih tinggi dapat membuat obligasi tampak lebih menarik daripada saham, yang memiliki risiko lebih tinggi.

Europe

Pasar Saham Eropa Melemah karena Kenaikan Yield Obligasi A.S

Aksi jual di Wall Street berimbas di pasar saham eropa, aksi jual oleh para investor disebabkan oleh meningkatnya imbal hasil obligasi dan rilisnya laporan laba emiten- emiten di Eropa yang kurang memuaskan.

Indeks Stoxx Europe 600 SXXP, -0.77% melemah -0,8% menjadi 380,18.

Pasar saham Eropa jatuh karena para investor secara global cemas atas kenaikan biaya pinjaman A.S. The 10-tahun Treasury AS menghasilkan TMUBMUSD10Y, + 0,88% pada hari Selasa menyentuh level psikologis 3% penting untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir dan berlanjut lebih tinggi pada hari Rabu menjadi 3,012%.

Imbal hasil obligasi AS telah meningkat karena ekspektasi bahwa tekanan inflasi dapat mendorong Federal Reserve untuk meningkatkan laju kenaikan suku bunga, yang akan meningkatkan biaya pinjaman untuk perusahaan dan konsumen. Imbal hasil obligasi Eropa juga telah merayap lebih tinggi. Hasil yang lebih tinggi dapat membebani saham karena obligasi mulai menawarkan pengembalian yang lebih baik daripada imbal hasil saham yang memiliki risiko lebih tinggi.

Investor di Eropa menunggu apa yang akan dikatakan Bank Sentral Eropa tentang pertumbuhan ekonomi di zona euro pada hari Kamis esok hari.
Fee untuk transaksi beli adalah 0,15%  dan untuk transaksi jual adalah  0,25% ( sudah termasuk pajak). Untuk market info dan lainnya tidak ada fee tambahan yang harus dibayar oleh nasabah. hanya fee beli & jual.

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR REKENING SAHAM & REKSADANA PT. MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA.

ATAU SILAKAN HUBUNGI :



Rabu, 25 April 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (April 25, 2018)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (April 25, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Major indeks AS jatuh semalam terutama karena US Treasury 10yr melewati batas psikologis 3%. VIX melonjak 10%. Yields yang lebih tinggi mendorong nilai USD (DXY @ 90.8pt), yang mendorong nilai bond pemerintah Indonesia (10yr @ 6.95%), dan mendorong foreigners keluar dari ekuitas Indonesia (-IDR6.9tr MTD). Mengingat tren makro yang ganas, kami percaya investor mengubah fokus mereka kembali ke sektor-sektor yang dipagari oleh gejolak makro, yaitu infrastruktur. Dan juga, tidak seperti sektor private consumer, sektor infrastruktur memiliki keterkaitan yang terbatas antara harga dan inflasi. Kami menyoroti price performance TLKM di IDX +2.1%, dan Amerika (ADR) +2.4%. Di IDX, asing telah accumulating TLKM selama 7 sesi berturut-turut.

Market Indicator
JCI: 6,229.64 (-1.24%)
EIDO: 26.55 (-1.59%)
DJIA: 24,024.13 (-1.74%)
FTSE100: 7,425.40 (+0.36%)
USD/IDR: 13,889 (-0.62%)
10yr GB yield: 6.95% (+5bps)
Oil Price: 67.70 (+1.37%)
Foreign net purchase: -IDR659.4bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: TLKM, UNTR, ICBP, RAJA, BRPT
TOP SELL: BBRI, UNVR, ASII, ADRO, INCO

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, BBCA, TLKM, UNVR, ASII

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 6,229.63(-1.2%), consolidation, trading range hari ini 6,213 – 6,257. indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic %D optimized akan menguji support trend line dan pada Bollinger Band optimized , indeks sudah berada dibawah center line.  Sementara itu pada Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized indikator W%R optimized, indikator RSI optimized  dan stochastic %D optimized cenderung naik dari support trend line. Daily resistance terdekat di 6,257 dan support di 6,213. Cut loss level di 6,168.

*ADRO Weekly 2,200 (-1.3%), buy on weakness ,trading range 2,130  – 2,340 indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized dan Stochastic % D cenerung naik lebih lanjut.  Sementara itu harga pada indikator Bollinger Band optimized akan coba naik mendekati BBTop. Weekly support di 2,160 dan Weekly resistance di 2,370. Cut loss level di 1,950.

*BRPT Weekly, 2,590(+0.39%), buy on weakness, 2,480-2,750. indikator MFI optimized, RSI optimized dan Stochastic %D masih cenderung naik. Disisi lain pada indikator Bollinger Band optimized  akan coba naik mendekati BBTop. Daily dan Weekly resistance di 2,640 dan 2,750. Sementara itu daily dan weekly support di 2,540 dan 2,480.Cut loss level di 2,340.

*ESSA Daily, 314 (-3.68%), buy on weakness, trading range 310 – 330. indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic %D optimized akan menguji support trend line. Pada indikator Bollinger Band optimized  harga akan coba bertahan diatas support trendline. Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai tertahan. Perkiraan daily dan weekly resistance di 368 dan 391. Daily support dan weekly support di 330 dan 302. Cut loss level di 312.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Indeks kepercayaan konsumen AS naik menjadi 128,7 pada bulan April dari 127
Harga jual rumah baru di bulan Maret adalah $ 337.200
Penjualan rumah baru pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara tahunan sebesar 694.000 pada bulan Maret, menurut Departemen Perdagangan

*MBSS +1.2%. Mitrabahtera Segara kantongi fasilitas kredit US$ 15 juta
*ERAA +5.3%. Erajaya tebar dividen Rp 110 miliar
*SMRU +0.9%. SMR Utama teken kontrak lima tahun dengan Ricobana Abadi
*BNLI +0.8%. Hasil RUPST, Bank Permata tak bagi cuan tahun lalu ke pemegang saham.
*AGRO -2.5%. BANK BRI Agro akan lakukan penambahan modal dengan dan tanpa HMETD
*UNVR -5.5%. Kuartal I/2018, Unilever Indonesia (UNVR) Bukukan Laba Rp1,84 Triliun
*BELL -0.9%. Trisula Textile targetkan penjualan tumbuh 8% tahun ini

Daily write up
Indo Tambangraya Megah (ITMG): First walk, then sprint by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@miraeasset.co.id)   

- Untuk 1Q18F, ITMG akan memiliki produksi batubara yang lebih rendah yaitu sebesar 5,6 juta ton (-25,0% QoQ) karena tingginya curah hujan.

- Kami prediksi, volume penjualan pada 1Q18F juga akan turun menjadi 4,5 juta ton (-30,8% QoQ). Namun, kami memperkirakan bahwa ASP akan mencapai USD85/ton seiring dengan tingginya rata-rata harga batubara global pada 1Q18 lalu sebesar USD102.9/ton (+5,2% QoQ). Dengan demikian, kami memperkirakan total pendapatan 1Q18F ITMG akan mencapai USD385 juta dengan laba bersih yang lebih rendah menjadi USD59,7 juta (-25.8% QoQ).

- Dengan mayoritas produksi batubara bernilai kalori menangah-ke-tinggi, ITMG tampaknya akan memperoleh dampak yang minimal dari kebijakan harga DMO.   

- Kami mempertahankan target price di IDR44.000 dan merekomendasikan beli dengan potensi kenaikan 65,1%.

Please click here to view full report



Earnings result
Bank Mandiri (BMRI) Show me the money (at the top) by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) & Lee Youngjun (lee.youngjun@miraeasset.co.id)

- In 1Q18, Bank Mandiri (BMRI) booked a net profit of IDR5,860bn (+5.2% QoQ, +43.7% YoY), beating street estimates (IDR5,000bn). Loan growth was broadly inline with historical trends. In our view, the conducive macro backdrop has led to the overall improvement of the bank’s financial performance.

- Key highlights: 1) BMRI posted negative quarterly growth (-4.6% QoQ) which was no surprise (repetition of past trends). However, it remain clear that the portfolio adjustement towards consumer loans is still on-going. 2) NIM remained broadly flat on both quarterly and yearly comparison. Given the continued loan portfolio adjustements towards less risky (and less profitable) borrowers, 4bps QoQ improvement to its margins should be considered a positive development for the bank. 3) As largely expected, BMRI’s asset quality continued to improve. Macro backdrop has remained favorable, driving its NPL improvement (-11bps QoQ to 3.35%) and easing BMRI’s provisioning expenses (-29.0% YoY).

- Despite stellar earnings delivery in 1Q18, we expect markets to remain unexcited due to the fact that earings recovery stemming from credit cost normalization has been well flagged by investors. We retain our Trading Buy recommendation on BMRI and maintain our target price of IDR9,010. Our target price implies a target P/B of 2.2x to our 12M rolling-forward BPS estimates.
(See: https://goo.gl/sspmR1)


Flash focus
HMSP’s resilient 1Q18 market share by Christine Natasya (natasya@miraeasset.co.id)

- HMSP booked 1Q18 sales volume of 23bn sticks, falling 14.5% QoQ and inching down 1.7% YoY

- PMI noted that Indonesia’s industry sales volume declined 2.3% YoY in 1Q18, and thus HMSP outperformed the industry average

- Indeed, HMSP’s overall market share slightly improved to 33.2% (vs. 33.0% in 4Q17 and 32.9% in 1Q17)

- The Dji Sam Soe brand’s sales volume grew strongly to 6.7bn sticks in 1Q18 (+50.2% YoY). Meanwhile, the company’s higher-margin flagship brand Sampoerna A (which contributes 40-43% of HMSP’s sales volume) saw its sales volume fall 26% QoQ and 13% YoY
(See: https://goo.gl/k3gUaB)


Earnings result
Unilever Indonesia (UNVR) 1Q18 review: Unsatisfying performance by Mimi Halimin (mimi.halimin@miraeasset.co.id)

- For 1Q18, Unilever Indonesia (UNVR IJ) posted revenue of IDR10.7tr (-0.9% YoY, +7.6% QoQ), with net profit was just IDR1.8tr (-6.2% YoY, +3.6% QoQ).

- Despite the QoQ revenue growth, it appears 1Q18 top line was adversely affected by still-weak purchasing intention in the market.

- Despite the weak 1Q18 performance, we still believe a rebound in purchasing intention could begin in 2Q18. We maintain our Hold recommendation on UNVR with a target price of IDR50,700. 
(See: https://goo.gl/Q2khrM)


<Market headlines>

Anak perusahaan SMRU mendapatkan kontrak jasa penambangan (Kontan)
PT SMR Utama Tbk (SMRU) melalui anak perusahaannya yaitu PT Ricobana Abadi menandatangani kontrak jasa penambangan dengan PT Gunung Bara Utama. Layanan penambangan kontrak ini akan berakhir pada 2023.

PLN akan batalkan PPA (Kontan)
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana membatalkan perjanjian jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) dengan kontraktor listrik swasta yang belum menyelesaikan financial closing.

Dana Kereta Cepat WIKA Cair Bulan Depan (Kontan)
Setelah tertunda beberapa kali,WIKA berharap dana pinjaman untuk proyek kereta cepat atau high  speed  rail  (HSR) Jakarta–Bandung bisa segera cair. Pinjaman yang berasal dari China Development Bank (CDB) ini diharapkan bisa diterima pada Mei mendatang.

Penjualan Mobil Awal Tahun Naik (Kontan)
Hingga 1Q18, penjualan wholesales tercatat sebanyak 292,028 unit (+3.1% YoY).
Fee untuk transaksi beli adalah 0,15%  dan untuk transaksi jual adalah  0,25% ( sudah termasuk pajak). Untuk market info dan lainnya tidak ada fee tambahan yang harus dibayar oleh nasabah. hanya fee beli & jual.

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR REKENING SAHAM & REKSADANA PT. MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA.

ATAU SILAKAN HUBUNGI :