Register Now

Senin, 12 Maret 2018

Embun Pagi (Maret 12, 2018)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Maret 12, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Darmawan Halim (darmawan.halim@miraeasset.co.id)
Pasar AS naik pada hari Jumat setelah data kenaikan upah yang moderat meskipun data pekerjaan yang meningkat pesat yang menjinakkan ketakutan akan inflasi. Pasar Asia cenderung mengikuti dari sentimen positif dari pasar AS. Pekan ini, investor global akan fokus pada data inflasi dan penjualan ritel AS yang akan dirilis pada hari Selasa dan Rabu. Dari sisi komoditas, harga minyak WTI naik 3,2% menjadi USD62,04 / bbl, sementara harga nikel naik 4,5% menjadi USD13,860 / ton

Market Indicator
JCI: 6,443.32 (-0.15%)
EIDO: 28.46 (+0.60%)
DJIA: 2335.74 (+1.77%)
FTSE100: 7,224.51 (+0.30%)
USD/IDR: 13,797 (-0.14%)
10yr GB yield: 6.83% (+7bps)
Oil Price: 62.04 (+3.19%)
Foreign net purchase: -IDR937.9bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: TLKM, INDY, BRPT, BMRI, KREN
TOP SELL: BBRI, BBCA, ASII, UNVR, ADRO

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, BBRI, BBCA, PTBA, ADRO

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 6,443.32(-0.15%), mixed to high, trading range hari ini  6,425– 6,483. Indikator MFI optimized,  indikator W%R optimized dan indikator Stochastic %D optimized cenderung naik.Pada Bollinger Band optimized harga akan coba bertahan diatas BBBottom  Sementara itu pada Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized, stochastic %D optimized  dan indikator W%R optimized masih akan menguji support trend line , Daily resistance di 6,483 dan daily support di 6,425. Cut loss level di 6,381.

*ELSA Daily, 480(-0.41%),trading buy ,trading range 478 – 496. indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator Stochastic % sudah berada sekitar support trendline dengan kecenderungan menguat. Sementara itu harga pada indikator Bollinger Band optimized akan coba naik mendekati center line. Daily support  di 378 dan daily resistance di 528.Cut loss level di 470.

*ESSA Daily, 334 (+1.8%),trading buy, 326 – 252. indikator MFI optimized akan menguji support trendline, indikator W%R optimized dan indikator stochastic %D cenderung naik. Disisi lain pada indikator Bollinger Band optimized  harga akan tembus center line.  Weekly resistance di 362 dengan catatan daily resistance  352 dapat ditembus. Sementara itu daily dan weekly support di 326 dan 322. Cut loss level di 310.

*MEDC Daily, 1,360(-2.85%),trading buy, trading range 1,370-1,450. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized  dan indikator Stochastic %D optimized sudah berada sekitar support trendline dengan kecenderungan menguat. Pada indikator Bollinger Band optimized  harga akan coba kembali naik dari center line. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly resistance di 1,450 dan 1,510. Daily support dan weekly support di 1,370 dan 1,340. Cut loss level di 1,300.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Total defisit perdagangan Inggris melebar sebesar 3,4 miliar poundsterling menjadi £ 8,7 miliar dalam tiga bulan sampai Januari
Produksi industri Inggris naik 0,2% dalam tiga bulan sampai Januari
Hasil konstruksi Inggris turun 3,9% pada Januari tahun ke tahun
Tingkat pengangguran A.S. tidak berubah sebesar 4,1%
Penmbahan pekerjaan di bulan Februari adalah yang terbesar sejak pertengahan 2016
A.S. menciptakan 313.000 pekerjaan baru di bulan Februari
Penambahan pekerjaan bulan Desember naik menjadi 175.000 dari 160.000
Peningkatan pekerjaan Januari meningkat menjadi 239.000 dari 200.000
Rata-rata workweek A.S. meningkat 0,1 jam menjadi 34,5 jam

*DSNG +11.90%. Laba Dharma Satya naik menjadi Rp 585,15 miliar pada tahun lalu atau melonjak 133,40% dibandingkan tahun 2016 sejumlah Rp 250,71 miliar.
*PTBA +3.21%. Direktur utama penambang batu bara milik negara Bukit Asam, Arviyan Arifin mengatakan bahwa kebijakan harga batu bara tidak akan mempengaruhi pendapatan karena kewajiban pasar dalam negeri terdiri dari 25% dari total penjualan.
*DOID +0.51%. PT Delta Dunia Makmur Tbk sudah mendapatkan kontrak jasa pertambangan batu bara senilai US$5,5 miliar.
*EXCL +1.10%. PT XL Axiata Tbk menganggarkan belanja modal sebesar Rp 7 triliun pada tahun 2018 ini untuk investasi di luar Pulau Jawa.
*RICY +1.3%. Ricky Putra patok kenaikan pendapatan 10%
*ADRO -0.91%. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akhirnya resmi menetapkan harga batubara dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) untuk pembangkit listrik dengan harga fixed US$ 70 per ton.

Daily write up
[Trend Focus] Say hello to Artajasa Pembayaran Elektronis by  Nur Marini (marini@miraeasset.co.id)

- Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), didirikan pada tahun 2000, merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dalam layanan transaksi elektronik. Di antara layanan utamanya adalah "ATM Bersama" yang sangat terkenal.

- ATM Bersama adalah jaringan ATM pertama di Indonesia yang dibangun pada tahun 1990 oleh Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), anak perusahaan Indosat Ooredoo (ISAT - holding 72,4%), yang memiliki 55% saham Artajasa (setelah IPO akan dikurangi menjadi 38,9%).

- Artajasa berencana menawarkan 437 juta saham utama dengan nilai nominal IDR100 masing-masing (20% dari modal saham yang diperbesar) dengan harga IDR800-IDR1.250, meningkat IDR371,5bn-IDR546,3bn. Jadwalnya adalah sebagai berikut: periode bookbuilding pada tanggal 1-14 Maret, periode penawaran umum pada tanggal 23-26 Maret, dan pencatatan (listing) di BEI pada tanggal 29 Maret.

Earnings update
Bank Central Asia (BBCA IJ) - Solid fundamentals, but burdensome valuation by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) 
(March 9, 2018)

- For 4Q17, Bank Central Asia (BBCA) reported robust net profit of IDR6,468.3bn (+2.6% QoQ, +18.0% YoY), chiefly driven by low provisioning costs.

- BBCA posted 12.3% loan growth in 2017, above our expectation. Going forward, BBCA has ample room for gearing up (78.2% loan-to-deposit ratio vs. industry’s 90.0% in 2017), but management is conservatively guiding 9% loan growth in 2018 due to the unremarkable demand outlook.

- Net interest margin (NIM) came in at 6.2% in 4Q17, flat QoQ but falling 60bps on a YoY basis. The loan portfolio trend has caused structural NIM pressures due to lower asset yields.

- Asset quality led to lower credit costs in 2017. This, in fact, was the biggest contributor to the 2017 net profit improvement. NPL also looks likely to be well-managed in 2018.

- Given BBCA’s 1) above-industry lending growth speed, 2) steady earnings-generating ability, and 3) well-controlled asset quality, we keep it as one of our top picks. We retain our Trading Buy recommendation and raise our target price to IDR25,300 (from IDR23,610).
(More at: https://goo.gl/QL9qty)

Company Update
Aneka Tambang (ANTM IJ) - Poised for a strong run by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@miraeasset.co.id)
(March 9, 2018)

- With global nickel prices on the rise, we raise our target price on Aneka Tambang (ANTM) to IDR1,225 (from IDR1,020). For global nickel prices, our average full-year assumptions stand at USD13,000/tonne for 2018 and USD13,800/tonne for 2019. We reiterate our Buy call, as our new target price implies 40.0% upside potential. We are upbeat on ANTM’s full-year net profits in 2018-19, which we forecast at IDR864bn (+631.5% YoY) and IDR1.1tr (+22.7% YoY), respectively. ANTM is currently trading at a 2018F-19F P/B of 1.1x.

- We see low chances of a supply glut from the Philippines, considering that the country’s nickel ore exports stood at just 30.0mn tonnes in October 2017 (-5.0% YoY). Thus, we anticipate global nickel inventory to come down further.

- Management guided full-year 2018F gold production of 2.2 tonnes (+11.9% YoY), but sees gold sales volume jumping more significantly to 24 tonnes (+81.8% YoY). Given the bright outlook for nickel demand from China coupled with the low chance of a supply glut from the Philippines, we raise our average global nickel price estimates for 2018-19 to USD13,000/tonne and USD13,800/tonne, respectively (+13.0% and +15.0% vs. our previous estimate).
(More: https://goo.gl/KwxXjj)

<Market Headlines>

Serangan balik Aqua ke pasar teh kemasan (Kontan)
PT Tirta Investama yang lebih dikenal dengan brand Danone Aqua menjajal peruntungan di produk minuman teh dengan merek Caaya.

Episode baru: Produksi jagung surplus (Kontan)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, pada tahun ini pemerintah menargetkan bisa melakukan ekspor jagung sebanyak 300,000 ton.

Tagihan Baru Dibayar 3.5% (Bisnis Indonesia)
Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dinilai lambat karena baru mengembalikan dana talangan pembebasan lahan tol tahun anggaran 2017 senilai IDR2.9tr (32.5%).

Penjualan Sepeda Motor Melambat Lagi (Kontan)
Sempat naik pada Januari, penjualan sepeda motor nasional di Februari kembali melambat. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor tercatat
sebesar 439.586 unit atau menurun 8.9% dibandingkan bulan Januari.
Free Education ~ Online Trading Terbaik ~ Fee Transaksi Termurah
KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR MIRAE ASSET SEKURITAS
ATAU SILAKAN HUBUNGI :

0 komentar:

Posting Komentar