Register Now

Senin, 16 April 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Street Voices (April 16, 2018)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Street Voices*
(April 16, 2018)
*Investment Information Team*

*Indo Premier Sekuritas on Ciputra Development (CTRA) 04/02/2018*
*Slow revenue recognition in 2017*
- CTRA membukukan pendapatan sebesar Rp894bn (+ 4% yoy) di FY17. Marjin kotor dan marjin operasi turun menjadi 46,9% dan 24,2% pada FY17 (FY16: 48,8% dan 26,8%) karena CTRA membukukan Pendapatan negatif lebih rendah sebesar Rp6,4tn (-4,4% yoy) karena pengakuan pendapatan yang lebih lambat. Namun, marjin bersih meningkat sebesar 110 bps menjadi 13,9% pada FY17 karena CTRA membukukan total biaya lain yang lebih rendah sebesar Rp216 (-13,5 yoy) dan pajak penghasilan yang lebih rendah sebesar Rp280bn (-15,6% yoy). Secara triwulanan, CTRA membukukan pendapatan sebesar Rp328bn (+ 45% qoq, -13,8% yoy) dengan mengumpulkan 37% dari laba FY17 perusahaan. Untuk FY18.
- CTRA membukukan penjualan pemasaran sebesar Rp7.6tn (+ 9% yoy) yang didominasi oleh proyek rumah (50%), diikuti oleh apartemen, tanah, dan proyek ruko dengan masing-masing 18%, 16%, dan 14%. Perusahaan melihat pasar properti yang lebih baik di luar Jakarta karena proyek di Surabaya dan Sulawesi menyumbang 28% dan 16% dari penjualan pemasaran FY17, melebihi target perusahaan masing-masing 23% dan 14%.
- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,355

*Indo premier Sekuritas on Surya Semesta (SSIA) 04/02/2018*
*Weak result despite divestment gain*
- SSIA membukukan laba Rp1,2 triliun pada FY17 (FY16: Rp62,5 miliar) terutama didukung oleh keuntungan modal dari penjualan tol Cipali sebesar Rp1,3 triliun. Penghasilannya di bawah ekspektasi pasar, membentuk 95/93% dari estimasi FY17 / konsensus kami. Marjin kotor dan operasi dikompresi menjadi 26% dan 7%, masing-masing (FY16: 28% & 11%) di FY17 karena pendapatan yang lebih rendah sebesar Rp3.3tn (-13.8% yoy). Margin bersih naik hingga 36% karena kenaikan pendapatan lainnya menjadi Rp1,8tn (FY16: -Rp55bn). Tanpa keuntungan modal dari divestasi Cipali, SSIA akan mengalami kerugian bersih buku sebesar Rp147bn di FY17. Secara triwulanan, SSIA membukukan kerugian sebesar Rp51milyar di 4Q17.
- Jalan tol akan memberikan akses ke kawasan industri Subang yang akan datang juga menghubungkan jalan tol Cipali ke pelabuhan Patimban yang akan datang. Selain itu, SSIA telah disetujui sebagai inisiator untuk pembangunan jalan tol Subang-Patimban dengan jalan tol ± 40km. Dengan demikian, sebagai pemegang konsesi, SSIA mendapatkan hak istimewa untuk mencocokkan yang memberikan kesempatan untuk mencocokkan penawaran terendah untuk memenangkan tender.
- Valuasi: BUY dengan TP Rp750


Fee untuk transaksi beli adalah 0,15%  dan untuk transaksi jual adalah  0,25% ( sudah termasuk pajak). Untuk market info dan lainnya tidak ada fee tambahan yang harus dibayar oleh nasabah. hanya fee beli & jual.

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR REKENING SAHAM & REKSADANA PT. MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA.

ATAU SILAKAN HUBUNGI :


0 komentar:

Posting Komentar